Ramainya Tengah Tahun Ini

Semakin gerah setelah melihat semakin banyaknya tuding menuding, hujat menghujat karena perbedaan. Yang sekarang lagi in ya masalah pemimpin negara kita ini. Sedihnya adalah justru orang awam atau yang ilmunya kurang mumpuni yang justru banyak komentar sehingga bisa memprovokasi satu dengan lainnya. Terutama soal kepemimpinan, Siapa yang tidak mau jadi pemimpin? Punya kekuasaan untuk memperoleh kepentingannya. That’s why everybody wants to be a leader. Tapi tanggung jawabnya juga besar loh, bukan cuma dimintai pertanggung jawaban dari yang dipimpin, tapi dari Tuhan juga. Alih-alih salah pimpin jatuhnya zolim. Dosa. But this is not our topic.

Tengah tahun ini berita jadi semakin menarik dan ramai karena ada pemilihan Presiden dan buntut-buntut perbandingan, pembelaan, penjatuhan dan penyesatannya. Ampun ya orang sekarang. Dulu jamannya kata bid’ah terngiang dimana-mana sekarang ga tanggung-tanggung langsung sesat. Pelintir sana pelintir sini eh maksudnya malah lain.
Wong orang punya kebebasan untuk berfikir kok. Tapi disini malah jadi senjata untuk memecah belah :(.

Belum lagi berita penyerangan Palestina oleh Israel yang entah kenapa Israel selalu menjadwalkan penyerangannya ketika Ramadhan :(. Ga menghargai peribadatan di bulan suci ya.

Simpang siur berita ujung-ujungnya dikaitkan dengan kepercayaan pada Yang Maha Esa. Sempitnya lagi, fanatisme terhadap satu golongan membuat semakin buta terhadap toleransi. Dan sayang mereka mereka itulah yang cepat mempengaruhi orang awam agar tersulut dan terjadi konfrontasi. (Termasuk saya yang menghela nafas setelah baca opini berat sebelah tapi ga tau mau komen apa, salah-salah nanti saya menyulut api baru dan di cap ini itu. Yasudahlah lah ya kalau kata Bondan.)
Berdalih karena dalam hadis “Sampaikanlah dariku walau hanya satu ayat” (HR. Bukhari)
Ya monggo disampaikan tapi bukan berarti menjatuhkan tho?

Sebenernya yang membuat saya menulis ini adalah setelah saya membaca artikel di beberapa group. Sebagai Muslim yang secara harfiah artinya adalah pemeluk Islam yang monoteisme berTuhan satu, Allah SWT, berkitab Al Qur’an, dan mempunyai Rasul Muhammad SAW serta menunggu kedatangannya Imam Mahdi penutup zaman, saya cukup sedih ketika membaca opini miring yang ujung-ujungnya malah bisa mencerai beraikan Muslim itu sendiri.
Tidakkah urusan keyakinan adalah milik hambaNya dengan Tuhan.

Seputar berita zionisme yang sudah mengaduk-aduk sisi politis hingga agama, ini secuplik artikel menarik yang saya kira berasal dari orang yang faham di bidangnya.

***

“Dr. Joserizal Jurnalis, SpOT, salah seorang relawan medis dan Presidium MER-C yang telah berpengalaman di berbagai lokasi perang dan konflik baik di dalam maupun di luar negeri, menuliskan analisanya terhadap konflik yang tengah terjadi di Suriah saat ini.

Suriah adalah negara dengan jumlah penduduk 22.517.750 orang (estimasi 2010). Komposisi penduduknya berdasarkan agama adalah Muslim Sunni 74%, Muslim Alawi-Syiah-Druze 16%, Kristen 10%, dll.

Presiden Suriah sekarang adalah Bashar Assad yang menggantikan bapaknya, Hafesz Assad, seorang Marsekal. Hafesz Assad adalah pemimpin Suriah yang keras dan diktator. Bersama saudaranya Rifyad Assad, mereka membawa Suriah melalui masa-masa sulit terutama dalam perang 6 hari tahun 1967. Hafesz berhasil menangkap Ellie Cohen seorang mata-mata Israel yang menyusup ke pemerintah Suriah sampai menjadi teman dekat Hafesz. Hafesz kemudian menggantung Ellie Cohen walaupun dia diprotes banyak negara. Hafesz juga memberangus Ikhwanul Muslimin, banyak korban berjatuhan karenanya. Namun di sisi lain dia juga mau menerima Hamas berkantor di Damaskus ketika negara-negara Arab tidak mau menerima mereka membuka perwakilan. Hafesz banyak menampung pengungsi Palestina, salah satu kamp yang pernah penulis bersama relawan MER-C kunjungi adalah kamp Yarmuk.

Bashar jauh lebih lembut dari bapaknya karena dia orang sipil (dokter mata?). Kesalahan Bashar adalah track-record keluarganya yang keras dan diktator, tidak transparan soal keuangan negara dan belum mengembangkan proses demokrasi di negaranya. Tapi kelebihannya, dia kommit terhadap perjuangan rakyat Palestina dengan menyediakan tempat buat Hamas di Suriah dan mendukung penuh Hizbullah. Hamas (Sunni) dan Hizbullah (Syiah) Didukung penuh oleh Bashar karena mereka adalah kelompok perlawanan (muqowwamah) terhadap Israel.

Penulis bersama relawan MER-C pada saat berkunjung ke Lebanon saat-saat akhir perang 34 hari tahun 2006, menyaksikan bahwa kantor Hamas berada di kompleks Hizbullah yang hancur dihajar Israel saat perang 34 hari tahun 2006. Ini sengaja penulis kemukakan untuk Membantah bahwa Hizbullah Pura-pura kerjasama dengan Hamas. Hizbullah berhasil mengalahkan Israel dalam perang darat tersebut.
Saat ini yang jelas melakukan perlawanan Bersenjata di Timur Tengah terhadap Israel adalah Hamas dan Hizbullah. Penulis bersama relawan MER-C sempat menyaksikan dua pertempuran dahsyat dua kelompok ini melawan Israel. Penulis bersama relawan MER-C masuk ke Gaza saat Israel menyerang Gaza dengan dahsyatnya, 1-2 hari sebelum gencatan senjata. Dalam pertempuran ini, tepatnya 27 Desember 2009 sampai 18-19 Januari 2010, Hamas berhasil menahan laju serangan darat Israel bahkan mengalahkannya.

Israel sangat serius memandang ancaman kedua kelompok perlawanan ini karena secara kekuatan mereka bukan negara tapi dapat mengimbangi bahkan mengalahkan Israel ketika Israel mulai melakukan serangan darat.
Tentu Israel harus memikirkan bagaimana caranya melumpuhkan kedua kelompok perlawan bersenjata ini. Untuk Hamas, Israel melakukan kebijakan blokade Gaza karena Hamas memerintah di sini dan terus melakukannya sampai saat ini.
Untuk melumpuhkan Hizbullah, secara logika yang mudah saja, Putus jalur pendukungnya. Jalur pendukung tersebut adalah Suriah. Oleh sebab itu Suriah harus dikuasai secara politik, yaitu GANTI PENGUASANYA !!

Saat ini di dunia Arab sedang ada trend mengganti penguasa yang sudah lama berkuasa dalam suatu gerakan Arab Spring dengan dalih untuk menegakkan demokrasi. Ini adalah road map-nya kebijakan luar negeri Amerika. Kita tahu kebijakan luar negeri AS ditentukan oleh badan-badan lobby Israel (AIPAC, ADL, CFR, RAND COORPORATION, Bilderberg dll). Dari penguasa yang sudah tumbang dan yang sedang diusahakan tumbang, Qadafi dan Bashar mempunyai Kontribusi Besar untuk Palestina. Penulis menyaksikan sendiri bantuan Qaddafi bertruk-truk antri di Raffah Mesir saat Gaza diserang Israel tahun 2009.

Rencana penurunan Bashar ini semata-mata bukan persoalan Bashar demokratis atau tidak dan tiran atau tidak, karena ada penguasa Arab seperti ini tidak disuruh turun oleh AS, malah diajak kerjasama oleh AS utk menurunkan Qaddafi dan Bashar. Israel menginginkan Bashar Turun !! Seperti biasa Israel memperalat Amerika Serikat melalui kebijakan luar negerinya.

Bersamaan dengan semangat Arab Spring, Israel dan AS menunggangi isu ini utk menurunkan Bashar. Supaya lebih efektif isu ini ditambah tonasenya dengan isu sektarian, konflik Sunni-Syiah sama seperti Qaddafi yang disebut inkar sunnah.

Israel, AS, Arab Saudi, Qatar, Turki dan Eropa berada dalam satu blok melawan Rusia, Cina dan Iran dalam konflik Suriah ini.
Rusia sangat berkepentingan melawan dominasi AS di Timur Tengah karena tinggal Suriah tempat berpijak Rusia setelah Libya jatuh ke tangan Barat. Selain itu AS juga mengacak-acak Rusia dengan cara meletakkan perimeter anti rudalnya di bekas negara Uni Soviet seperti Georgia.

Cina tidak mau ketinggalan dalam melawan AS. Setelah berhasil menahan hegemoni AS dibidang ekonomi, Cina diancam oleh AS melalui pergerakan Angkatan Laut AS di Pasifik. Cina saat ini berhasil menciptakan kapal perang anti radar yang membuat AS khawatir.

Iran adalah negara yang tidak disenangi oleh Saudi Arabia, Qatar dan negara Arab lainnya karena berhasil melakukan REVOLUSI 79 menumbangkan Raja Reza Pahlevi yang juga sahabat penguasa Saudi Arabia. Para raja-raja khawatir revolusi tersebut diekspor ke negara-negara mereka. Salah satu cara untuk mempertahankan kekuasaan mereka, isu yang paling ampuh ditiupkan adalah Iran adalah negara Syiah bukan negara Islam karena Syiah sesat.
Iran mempunyai kepentingan yang besar di Suriah karena Bashar bisa menjamin Jalur Logistik Hizbullah.

Israel dan Barat menggunakan segala cara untuk menurunkan Bashar termasuk mempersenjatai oposisi dengan senjata berat. Di sinilah peranan Saudi Arabia, Qatar dan sedkit Turki. Israel dan Barat juga menggunakan Media dan PBB untuk membantu mereka. Hal ini mulai terlihat ketika terjadinya pembantaian 25 Mei di Houla Suriah. Korban adalah penduduk sipil termasuk anak-anak dan wanita. BBC langsung menampilkan foto tumpukan korban pembantaian yang sudah dibungkus kain kaffan. Ternyata kemudian terkuak foto tersebut adalah foto korban pembantaian di Irak tahun 2003. Untung pengambil fotonya, Marco Di Lauro mengenali foto tersebut dan memprotes BBC. Pertanyaannya apakah ini keteledoran atau bagian dari kampanye anti Bashar?

UN Commisioner for Human Right membuat tuduhan bahwa yang melakukan pembantaian tersebut adalah milisi yang loyal dengan Bashar yaitu Shabiyya. Padahal mereka hanya dapat info dari Orang lokal per Telefon.
UN Security Council, korban di Houla adalah akibat tembakan Artileri dan Tank pada hari Minggu 27 Mei 2012. Tapi pada hari Selasa tanggal 29 Mei 2012 diralat oleh UN High Commission for Human Right bahwa korban Ditembak Dari jarak dekat dan Digorok lehernya. Tapi tuduhan tetap ke milisi pro Bashar. Kemudian terkuak bahwa yang terbunuh itu adalah Pendukung Bashar. Bagaimana mungkin sesama pendukung Bashar saling bunuh?

Tampak dengan jelas bagaimana media dan PBB berusaha MEMPERKERUH situasi supaya AS dan NATO dapat melakukan intervensi dengan payung PBB atas nama KEMANUSIAAN.
Konflik belum selesai, kita lihat bagaimana permainan Israel ini berjalan…”

Comment Ibu xxx:
“Memang begitulah skenarionya. Muslim diadu domba. AS sering menggunakan negara Arab untuk mendukungnya menghabisi orang yg tidak disukainya, dengan mengedepankan perbedaan ideologis, seperti inkarussunah, syiah, bahkan sesama sunni seperti Mursi pun bisa dicari dan diperbesar perbedaan ideologinya. Sampai salafi pun dibenturkan dengan IM. Dan celakanya di Indonesia pun IM banyak yg menghujat salafi. Dan salafi pun sinis kepada IM terutama karena korupsi di PKS.

Kalau di Indonesia hari ini terjadi chaos, kayaknya Zionis tinggal kipas kiri, kipas kanan. Akan saling menerkam. Saya sedih kalau baca-baca status FB teman-teman seputar pilpres kemarin. Mudah sekali menebar berita yg tidak valid. Mudah sekali mencela. Mudah sekali melontar fitnah.”

***

Kompleks? Ya. Duhai Muslim, semoga kita bisa bertanggung jawab terhadap apa yang kita ucapkan dan kita perbuat. Lakukanlah saja yang manfaat. Malulah ketika mengaku fanatik terhadap ‘golongan’ tertentu tapi malah melupakan moral dan menjatuhkan yang lain. Pun ketika stereotyping menjadi hal yang sulit dihindari, berhati-hatilah dalam menilai sesuatu. Jangan mencari jarum di tumpukan jerami, sulit ditemukan, yang ada hanya serapah dan mendustakan. Carilah kebenaran pada sumber yang tepat. Semoga umat Muslim selalu dilindungi Allah SWT dan mampu menghargai sesamanya serta umat lainNya. Aamiin.

image

image

***

Saya cinta damai maka saya harus menjaga perdamaian. Saya senang dihargai maka saya harus bisa menghargai. Saya tidak suka dihina maka saya tidak mau menghina. Saya tidak senang diremehkan maka saya tidak boleh meremehkan.

Demi saya yang lebih baik, keluarga yang lebih baik, jodoh yang lebih baik, dan tanah airku Indonesia yang lebih baik.

***

P.s. jodoh tidaklah hanya semata pasangan hidup, namun menyangkut rezeki, karir, pendidikan, dan garis hidup yang telah tertulis di Lauhul Mahfudz. :v

https://www.evernote.com/shard/s420/sh/f004195a-fd05-49fb-9944-660f3a61768c/df0e7ceba7dd8b0245ce3b0005f66384

Iklan

About Prayer

This time I want to share you about some verses that I’ve read tonight. It’s about prayer at Quran Surah Al-Isra’ verse 78 to 79,

78. Establish prayer at the decline of the sun (from its meridian) until the darkness of the night and (also) The Quran of the dawn. Indeed, the recitation of dawn is ever witnessed.

78. Laksanakanlah shalat sejak matahari tergelincir sampai gelapnya malam dan (laksanakan pula shalat) Subuh. Sungguh, shalat Subuh itu disaksikan (oleh malaikat).

79. And from (part of) the night, pray with it as additional (worship) for you; it is expected that your Lord will resurrect you to a praised station.

79. Dan pada sebagian malam, lakukanlah shalat tahajud (sebagai suatu ibadah) tambahan bagimu; mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji.

Those verses propose us to establish five Salat in three times, the decline of the sun for Zuhr and Ashr, the darkness of the night for Maghrib and Isha and The Quran of the dawn for Subuh prayer. Our Lord also give us additional reward for those who pray in the part of the night (Tahajud).

So, have you prayed today?

Soulmate

“People think a soul mate is your perfect fit, and that’s what everyone wants. But a true soul mate is a mirror, the person who shows you everything that is holding you back, the person who brings you to your own attention so you can change your life.
A true soul mate is probably the most important person you’ll ever meet, because they’re tear your down walls and smack you awake. But to live with a soul mate forever? Nah. Too painful. Soul mates, their come into your life just to reveal another layer of yourself to you, and then leave.
A soul mate purpose is to shake you up, tear apart your ego a little bit, show you your obstacles and addictions, break your heart open so new light can get in, make you so desperate and out of control that you have to transform your life, then introduce you to your spiritual master…”

Elizabeth Gilbert

Tiga hari tentang ketahanan keluarga

Berawal dari mendapat souvenir pernikahan @na_polaris yang berupa buku saku tentang ketahanan keluarga. Bermanfaat banget naj bukunya 😀
Dilanjut dengan opini Ibu dosen yang tidak sengaja saya temukan kemarin di salah satu akun sosial media mengenai memilih pemimpin dilihat dari latar belakang keluarganya.
Kemudian menjelang siang tadi tidak sengaja menonton acara televisi tentang membangun bangsa melalui ketahanan keluarga dengan narasumber rektor UIN dan kepala BKKBN.
Akhirnya saya tergelitik untuk mengabadikan momen tersebut untuk dijadikan bahan tulisan di blog ini.

Ternyata target pernikahan tidak semata untuk mendapatkan seseorang sebagai suami atau isteri. Hal selanjutnya yang menjadi target utama adalah bagaimana dari pernikahan tersebut terwujud rumah tangga yang baik, melahirkan generasi yang baik dan memberikan manfaat bagi agama, masyarakat, bangsa dan negara.

Mengutip dari isi buku saku oleh Ust. Drs. H. Ahmad Yani terdapat empat konsekuensi yang harus dibuktikan suami istri. Pertama adalah terikat sebagai suami istri. Kedua, terikat dalam syariat Islam untuk mau hidup sesuai ketentuan Allah SWT dan Rasul-Nya baik bersifat jasmaniah maupun rohaniah dan tidak peduli dengan komentar orang yang tidak paham. Sesuai dengan firmanNya pada QS Al-Jatsiyah [45] ayat 18: “Kemudian Kami jadikan kamu berada di atas suatu syari’at, maka ikutilah syari’at dari urusan itu, maka ikutilah syari’at itu dan janganlah kamu ikuti hawa nafsu orang-orang yang tidak mengetahui.”
Kemudian yang ketiga adalah memiliki keterikatan antar dua keluarga suami dan isteri sehingga memiliki tambahan kedua orang tua (mertua) yang harus diperlakukan dan dihormati sebagaimana orang tua sendiri, begitu pula orang tua yang memperlakukan menantunya seperti anak sendiri.
Keempat adalah memiliki keterikatan sebagai orang tua apabila pernikahan tersebut dikaruniai anak.

Pernikahan menjadi pintu gerbang dalam pembangunan keluarga. Oleh sebab itu harus memiliki ketahanan keluarga yang setidaknya terdiri dari lima aspek berikut.
Pertama yaitu memiliki kemandirian nilai Allah SWT berfirman dalam QS Al-Ahqaf [46] ayat 13, “Tuhan kami ialah Allah. Kemudian mereka tetap istiqamah. Maka tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan mereka tiada (pula) berduka cita.”
Kedua adalah memiliki kemandirian ekonomi. Rasulullah bersabda, “Allah akan memberikan rahmat kepada seseorang yang berusaha dari yang baik, membelanjakan uang secara sederhana dan menyisihkan kelebihan untuk menjaga saat dia miskin dan membutuhkannya.” (HR Muslim dan Ahmad)
Ketiga yaitu tahan menghadapi goncangan keluarga. Kunci utama untuk memperkokoh ketahanan keluarga adalah konsolidasi suami isteri. Allah SWT berfirman, “Hai orang-orang yang beriman, tidak halal bagi kamu mempusakai wanita dengan jalan paksa dan janganlah kamu menyusahkan mereka karena hendak mengambil kembali sebagian dari apa yang telah kamu berikan kepadanya, terkecuali bila mereka melakukan pekerjaan keji yang nyata. Dan bergaullah dengan mereka secara patut. Kemudian bila kamu tidak menyukai mereka, (maka bersabarlah) Karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak.” (QS An-Nisa [4]:19)
Poin keempat adalah keuletan dan ketangguhan dalam memainkan peran sosial. Seperti terdapat dalam Hadis riwayat Qudha’i dari Jabir ra, “Sebaik-baik orang adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain.”
Kelima yaitu mampu menyelesaikan problema yang dihadapi. Seperti terdapat dalam QS At-Thalaq [65] ayat 2 dan 3, “Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya.”

Dalam opini Ibu dosen, seseorang yang mampu menjadi pemimpin baik terlihat dari bagaimana ia dalam memimpin keluarganya.
Prof. Dr. Komaruddin Hidayat, MA mengatakan dalam tayangan acara televisi bahwa keluarga merupakan tempat melepas lelah setelah beraktivitas di luar. Selain itu melihat dari sudut pandang agama, keluarga merupakan baiti jannati, rumahku surgaku. Dalam hal ini beliau mengumpakan rumah sebagai taman yang tidak hanya mampu melepaskan penat namun juga terdapat tugas untuk menumbuhkan bibit-bibit baru di dalamnya.

Another Camp

Here’s another time for me to enjoy this life before signing the contract with a company (hope soon, I almost put my hands up when I couldn’t get a fixed income, the other day I try to earn money with my own way, get bigger, get bigger please! Well, this part is not to talk about it).

Back to the title, this National Youth Camp held by Ahlulbayt Indonesia in Mekarsari Camping Ground. I joined this event to acquaint with people there. I think I was the eldest woman participant there, seems that I should being the committee there. ( Anyway my friends there put me down as high school graduate, 19th! :3 ) Never mind, I know nothing about the core, I’m just had a feeling that I must gather friends there. It works :).

We enjoyed the event. Ceremonial, information about disaster from central PMI, discussion, speech, pray together, outbound, culture night and walk in the middle watch. I felt the ambiance and the diversity like the orientation on my campus. 🙂 . It’s not easy to held the national event for the first time. Thumbs up for the committee. They said that was just the level one, I can’t wait for the level two guys!

Third Tent

Kekuatan di antara Dua Kelemahan

Bulan Mei kemarin saya berkesempatan kembali untuk menghadiri kajian setelah beberapa bulan vakum. Kali ini diisi oleh Ust. Muhammad bin Alwi yang membahas tentang Pemuda. Kajian ini merupakan kajian perdana dan memang rata-rata dihadiri oleh anak muda meski diantaranya terdapat beberapa ibu dan bapak muda. Beliau memulai dari QS Arrum ayat 54

54. Allah, Dialah yang menciptakan kamu dari keadaan lemah, kemudian Dia menjadikan (kamu) sesudah keadaan lemah itu menjadi kuat, kemudian Dia menjadikan (kamu) sesudah kuat itu lemah (kembali) dan beruban. Dia menciptakan apa yang dikehendaki-Nya dan Dialah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Kuasa.

Dalam ayat tersebut disebutkan bahwa terdapat masa kekuatan di antara 2 kelemahan. Manusia diciptakan dan dikembalikan dalam keadaan lemah. Sementara masa kekuatan (Quwwah) tersebut tidak lain adalah masanya pemuda. Dilanjutkan dalam QS AlHajj ayat 5 mengenai penciptaan manusia. Allah memberi petunjuk kepada manusia agar menjadi sempurna (Asyuddakum).

5. Hai manusia, jika kamu dalam keraguan tentang kebangkitan (dari kubur), maka (ketahuilah) sesungguhnya Kami telah menjadikan kamu dari tanah, kemudian dari setetes mani, kemudian dari segumpal darah, kemudian dari segumpal daging yang sempurna kejadiannya dan yang tidak sempurna, agar Kami jelaskan kepada kamu dan Kami tetapkan dalam rahim, apa yang Kami kehendaki sampai waktu yang sudah ditentukan, kemudian Kami keluarkan kamu sebagai bayi, kemudian (dengan berangsur-angsur) kamu sampailah kepada kedewasaan, dan di antara kamu ada yang diwafatkan dan (adapula) di antara kamu yang dipanjangkan umurnya sampai pikun, supaya dia tidak mengetahui lagi sesuatupun yang dahulunya telah diketahuinya. Dan kamu lihat bumi ini kering, kemudian apabila telah Kami turunkan air di atasnya, hiduplah bumi itu dan suburlah dan menumbuhkan berbagai macam tumbuh-tumbuhan yang indah.

Dalam QS Almu’min ayat 67 juga disebutkan mengenai penciptaan manusia dari tanah dan fase perjalanan kehidupannya hingga diwafatkan.

67. Dia-lah yang menciptakan kamu dari tanah kemudian dari setetes mani, sesudah itu dari segumpal darah, kemudian dilahirkannya kamu sebagai seorang anak, kemudian (kamu dibiarkan hidup) supaya kamu sampai kepada masa (dewasa), kemudian (dibiarkan kamu hidup lagi) sampai tua, di antara kamu ada yang diwafatkan sebelum itu. (Kami perbuat demikian) supaya kamu sampai kepada ajal yang ditentukan dan supaya kamu memahami(nya).

Imam Shadiq disebut pemuda karena kekuatan imannya. Siapa yang beriman dan bertakwa pada Allah maka dia disebut pemuda. Pemuda berada pada masa kekuatan diantara 2 kelemahan (kanak-kanak dan tua).

Islam mengajak pada kebahagiaan di dunia dan di akhirat. Siapa yang beramal baik laki maupun perempuan maka akan diberi kebahagiaan baik dunia maupun akhirat. Asal tahu tujuan dan tahu cara me-managenya. Tahu tujuan akhirnya yaitu akhirat. Tahu akhirat, hidup untuk menegakkan, memperjuangkan,melaksanakan kebenaran.
Jangan mencari kelemahan orang lain tapi cari kelebihan orang lain dan syiddah/quwwah.

Iqra’ bismirabbik!
Kekuatan untuk bergerak adalah keyakinan. Sementara orang yang ragu tidak akan pernah berbuat (Attaubah).
Tidak ada nabi yang diutus Allah kecuali dengan mukjizat, tujuannya supaya umatnya yakin.
Kenali Allah yang memerintah dan yang melarang.
Taklid adalah penghargaan, laksanakan dan jangan laksanakan untuk penghargaan. Kaum wanita dapat penghargaan lebih dulu dengan mendapatkan taklif (haid) terlebih dahulu.

Allah itu mutlak :
1. Arrahmanurrahimin.
2. Allah jauh lebih mencintai kita daripada kita mencintai diri sendiri, juga seperti cinta seorang ibu terhadap anaknya.
3. Allah tidak pernah memberi sesuatu kepada kita kecuali yang terbaik.
4. Allah yang paling tahu yang terbaik dan maslahat untuk kita.
Kalau itu baik maka tidak akan dijauhkan dari kita.
Hamba yg setia yaitu hamba yg menerima ketentuan Allah.

Setelah penyampaian materi, Beliau membuka sesi tanya jawab. Diantaranya membahas hal-hal sebagai berikut:

    Dalam QS Annisa:79 menyebutkan bahwa yang buruk merupakan andil dari diri kita

“Kebajikan apa pun yang kamu peroleh, adalah dari sisi Allah, dan keburukan apa pun yang menimpamu, itu dari (kesalahan) dirimu sendiri…”

    Allah mempunyai sunnatullah, anak yang lahir cacat lebih kepada beban orang tua itu sendiri bukan beban pada anaknya.
    Keyakinan kembali kepada percayanya kita kepada pembawa berita.

Terakhir Beliau menutup dengan beberapa kata…

“Sekecil apapun kalau kita mau bergerak Allah pasti tunjukkan, pesimis berarti berburuk sangka kepada Allah.”

strength

180513

Muslimah Berkarya

Januari 26, 2013

Berawal dari ajakan seorang teman untuk mengikuti salah satu pengajian di bilangan jakarta selatan, Al-Azhar Pusat, yang diadakan oleh komunitas muslimah HC Jakarta. Materi ini disampaikan oleh Ust. Erika dan sangat menarik yaitu mengenai muslimah yang berkarya.
Dalam QS At-Taubah ayat 105:

105. Dan Katakanlah: “Bekerjalah kamu, maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) Yang Mengetahui akan yang ghaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan.

Dari ayat tersebut disebutkan bahwa Allah menyuruh hamba-Nya untuk bekerja, termasuk muslimah juga wajib berkarya. Namun tetap harus menjaga fitrah dan kodratnya. Seperti yang terdapat dalam surat An-Nur ayat 31:

31. Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinyua agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung. “

Dan juga pada QS Al-Ahzab ayat 59:

59.Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.” Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Dari kedua ayat di atas disebutkan bahwa bagaimana seharusnya seorang wanita muslimah berpakaian dan kepada siapa saja boleh menampakkan auratnya. Selanjutnya pada QS Al-A’raf ayat 26 disebutkan mengenai pengertian pakaian:

26. Hai anak Adam, sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutup auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan. Dan pakaian takwa itulah yang paling baik. Yang demikian itu adalah sebahagian dari tanda-tanda kekuasaan Allah, mudah-mudahan mereka selalu ingat.

Ayat tersebut menyebutkan bahwa pakaian digunakan sebagai penutup aurat dan juga perhiasan. Akan tetapi sebaik-baiknya pakaian adalah pakaian takwa. Pakaian ketakwaan harus dijadikan kebiasaan, tidak hanya terbiasa menggunakan baju bagus namun juga perilaku yang lebih baik lagi.

Wanita boleh berkarya dengan tetap memperhatikan batasan-batasannya. Keridhaan Allah di atas segalanya meskipun suami dan orang tua ridha. Wanita juga tidak boleh bepergian sebagai musafir apabila tidak ada mahramnya.

Yang seringkali menjadi dilema bagi wanita muda adalah antara karir dan pernikahan. Penting nih untuk persiapan kita berkeluarga ke depannya. Antara karir dan pernikahan harus memperhatikan unsur manfaat yang besar untuk umat, anak, dan suami daripada mudharatnya. Wanita berkarya bukan untuk mencari nafkah tapi untuk berkontribusi. Seperti yang terdapat pada QS An-Nisa ayat 34:

34. Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka. Sebab itu maka wanita yang saleh, ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara (mereka)…..

Beliau juga menjelaskan QS An-Nur ayat 60 mengenai wanita menopouse yang boleh menanggalkan pakaian luar/abayanya dan tidak bermaksud untuk tabarruj (menampakkan perhiasan):

60. Dan perempuan-perempuan tua yang telah terhenti (dari haid dan mengandung) yang tiada ingin kawin (lagi), tiadalah atas mereka dosa menanggalkan pakaian* mereka dengan tidak (bermaksud) menampakkan perhiasan, dan berlaku sopan adalah lebih baik bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Bijaksana.

*pakaian luar yang kalau dibuka tidak menampakkan aurat

Sebenarnya banyak materi yang disampaikan oleh Ust. Erika, namun saya tidak lengkap mencatatnya. Semoga bermanfaat dan menjadi pengingat kita sebagai wanita agar tetap istiqomah dijalan-Nya!

Hidayah di tangan Allah dan diberikan hanya kepada orang yang mau.